Bidang Riset Fisika Materi Terpampatkan

Category: Magister_Fisika Published: Saturday, 28 May 2016 Written by La Ode Husein

Di Kekhususan Fisika Materi Terpampatkan (Condensed Matter Physics), penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengkaji sistem banyak materi dalam bentuk padat, cair dan gas. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan fisika kuantum dan fisika statistik. Ide penelitian umumnya berasal dari dosen, tapi topik penelitian mahasiswa bisa tidak terkait dengan topik-topik penelitian yang lain dari dosen pembimbingnya, dan bisa pula merupakan bagian terintegrasi dari suatu topik besar penelitian pembimbingnya. Penelitian dapat merupakan kajian teoretik maupun eksperimental. Kajian teoretik menggunakan metode yang jamak digunakan saat ini di bidang ini, seperti metode fungsi green, teori fungsional densitas, metode kp (kp methode), dll. Metode-metode ini digunakan untuk mengkaji material-material baru yang sedang hangat dikaji oleh ilmuwan di seluruh dunia, seperti diluted magnetic semiconductor dan graphene serta material-material lain dalam bidang spintronik, nanosains dan nanoteknologi. Kajian teoretik dapat dilakukan dengan membuat model Hamiltonian sesuai dengan sistem yang dikaji ataupun membuat model material untuk disimulasikan menggunakan perangkat lunak berbasis teori fungsional densitas dan dinamika molekular. Pada pembuatan model dilakukan pendekatan baru sesuai dengan sifat yang ingin dipelajari, seperti pengaruh fonon, spin, interaksi antar spin, interaksi elektron dan foton, dll. Sifat-sifat yang dikaji ini dipilih karena bagian ini sedang hangat dikaji serta aspek yang dipelajari belum dilaporkan oleh peneliti lain sehingga dapat dilaporkan di jurnal dan konferensi bertaraf internasional. Hasil perhitungan numerik, analitik atau simulasi dianalisis untuk mempelajari sifat fisis terkait aspek-aspek transport, kemagnetan, optik, dll, yang diprediksi kemudian dibandingkan dengan data eksperimental atau hasil perhitungan peneliti lain. Sedangkan kajian eksperimental umumnya dimulai dengan proses sintesis material, yang dilanjutkan dengan karakterisasi kandungan elemen (EDX), struktur kristal (XRD), band-gap (UV-VIS), kemagnetan (ESR), dll., serta analisis kualitatif atau kuantitatif terhadap hasil-hasil karakterisasi tersebut. Seperti halnya kajian teoretik, kajian eksperimental ini meneliti material-material baru yang masih hangat diteliti di seluruh dunia di bidang nanosains, kemagnetan, elektronik, dll. Pada kajian ini, material disintesis berdasarkan sifat yang ingin dipelajari oleh peneliti, seperti pengaruh konsentrasi pengotor dll, dengan harapan memperoleh material dengan komposisi baru dan sifat baru yang dapat menambah pengetahuan baru tentang material tersebut secara umum. Selain itu penelitian dibidang ini dapat juga dilakukan dengan melakukan perlakuan tertentu seperti pemanasan dan penuaan, sehingga dapat diketahui apakah perlakuan tadi mempengaruhi sifat-sifat tertentu material tersebut. Seperti halnya penelitian teoretik, dengan pendekatan yang diambil ini, hasil-hasil penelitian dapat disebarkan ke komunitas ilmiah di jurnal dan konferensi bertaraf internasional.

Personil

1

Prof. Dr. rer. nat. Rosari Saleh

2

Dr. Djoko Triyono

3

Dr. Dedi Suyanto

4

Efta Yudiarsah, Ph. D

5

M. Aziz Majidi, Ph. D.

Hits: 667