Dalam Perbaikan

Category: Pengumuman Published: Saturday, 16 November 2013 Written by Super User

Selamat datang di Situs Resmi Program Studi Magister Fisika FMIPA UI.

Situs ini masih dalam perbaikan.

 

Kekhususan Fisika Murni dan Terapan

Bidang Riset Nuklir Partikel Teoritis

Bidang Kajian Riset

Penelitian dosen dan mahasiswa pada Kekhususan Fisika Nuklir dan Partikel adalah berupa kajian teoretis terhadap fenomena partikel subatomik. Kajian tersebut dilakukan dalam kerangka teori kuantum dan relativitas. Pendekatan-pendekatan utama dan baru yang digunakan dalam kajian tersebut adalah penggunaan model medan rata-rata (mean field) relativistik untuk masalah banyak benda (many body) pada obyek berupa bintang neutron, penggunaan model Lagrangian efektif (effective Lagrangian) untuk interaksi kuat pada proses fotoproduksi dalam pencarian resonans-resonans baru, dan metode komputasi 3-dimensi untuk masalah beberapa benda (few body) pada hamburan kaon-nukleon dan nukleon-nukleon.

 

Personil

1

Prof. Dr. Terry Mart

2

Dr. rer. nat Agus Salam

3

Dr. rer. nat Anto Sulaksono

4

Dr. rer. nat Imam Fachruddin

5

Dr. Handhika Ramadan

 

 

Bidang Riset Fisika Materi Terpampatkan

Bidang Kajian Riset

Di Kekhususan Fisika Materi Terpampatkan (Condensed Matter Physics), penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengkaji sistem banyak materi dalam bentuk padat, cair dan gas. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan fisika kuantum dan fisika statistik. Ide penelitian umumnya berasal dari dosen, tapi topik penelitian mahasiswa bisa tidak terkait dengan topik-topik penelitian yang lain dari dosen pembimbingnya, dan bisa pula merupakan bagian terintegrasi dari suatu topik besar penelitian pembimbingnya. Penelitian dapat merupakan kajian teoretik maupun eksperimental. Kajian teoretik menggunakan metode yang jamak digunakan saat ini di bidang ini, seperti metode fungsi green, teori fungsional densitas, metode kp (kp methode), dll. Metode-metode ini digunakan untuk mengkaji material-material baru yang sedang hangat dikaji oleh ilmuwan di seluruh dunia, seperti diluted magnetic semiconductor dan graphene serta material-material lain dalam bidang spintronik, nanosains dan nanoteknologi. Kajian teoretik dapat dilakukan dengan membuat model Hamiltonian sesuai dengan sistem yang dikaji ataupun membuat model material untuk disimulasikan menggunakan perangkat lunak berbasis teori fungsional densitas dan dinamika molekular. Pada pembuatan model dilakukan pendekatan baru sesuai dengan sifat yang ingin dipelajari, seperti pengaruh fonon, spin, interaksi antar spin, interaksi elektron dan foton, dll. Sifat-sifat yang dikaji ini dipilih karena bagian ini sedang hangat dikaji serta aspek yang dipelajari belum dilaporkan oleh peneliti lain sehingga dapat dilaporkan di jurnal dan konferensi bertaraf internasional. Hasil perhitungan numerik, analitik atau simulasi dianalisis untuk mempelajari sifat fisis terkait aspek-aspek transport, kemagnetan, optik, dll, yang diprediksi kemudian dibandingkan dengan data eksperimental atau hasil perhitungan peneliti lain. Sedangkan kajian eksperimental umumnya dimulai dengan proses sintesis material, yang dilanjutkan dengan karakterisasi kandungan elemen (EDX), struktur kristal (XRD), band-gap (UV-VIS), kemagnetan (ESR), dll., serta analisis kualitatif atau kuantitatif terhadap hasil-hasil karakterisasi tersebut. Seperti halnya kajian teoretik, kajian eksperimental ini meneliti material-material baru yang masih hangat diteliti di seluruh dunia di bidang nanosains, kemagnetan, elektronik, dll. Pada kajian ini, material disintesis berdasarkan sifat yang ingin dipelajari oleh peneliti, seperti pengaruh konsentrasi pengotor dll, dengan harapan memperoleh material dengan komposisi baru dan sifat baru yang dapat menambah pengetahuan baru tentang material tersebut secara umum. Selain itu penelitian dibidang ini dapat juga dilakukan dengan melakukan perlakuan tertentu seperti pemanasan dan penuaan, sehingga dapat diketahui apakah perlakuan tadi mempengaruhi sifat-sifat tertentu material tersebut. Seperti halnya penelitian teoretik, dengan pendekatan yang diambil ini, hasil-hasil penelitian dapat disebarkan ke komunitas ilmiah di jurnal dan konferensi bertaraf internasional.

Personil

1

Prof. Dr. rer. nat. Rosari Saleh

2

Dr. Djoko Triyono

3

Dr. Dedi Suyanto

4

Efta Yudiarsah, Ph. D

5

M. Aziz Majidi, Ph. D.

 

 

Kekhususan Fisika Instrumentasi

Bidang Kajian Riset

Bidang kajian di kekhususan fisika instrumentasi berkaitan dengan penerapan ilmu fisika di bidang instrumentasi. Dalam peminatan Instrumentasi telah dilakukan penelitian dengan menerapkan teknik akuisisi data (data acquisition) dan pengolahan sinyal digital (digital signal processing), serta kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk mendeteksi dan mengklasifikasi beberapa jenis ketidaknormalan (malfunction) peralatan/mesin, seperti motor, pendingin ruangan, pompa, dan lain-lain, berdasarkan getaran yang dihasilkan oleh mesin/peralatan tersebut. Kecerdasan buatan (artificial intelligence) telah menjadi salah satu metode yang relatif  baru untuk memecahkan berbagai persoalan rumit (ill-posed problem) dalam pengolahan data dan pengambilan keputusan. Metode ini menyebabkan beban komputasi (computational load) yang relatif tinggi, untuk itu perlu perangkat keras (hardware) yang lebih memadai dari microprocessor maupun microcontroller yang umum digunakan dalam bidang instrumentasi. Field Programmable Gate Array (FPGA) adalah salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut.

Personil

1

Prof. BEF. da Silva

2

Dr. Santoso Sukirno

3

Sastra Kusuma Wijaya, Ph.D

4

Prawito Prajitno, Ph.D

5

Dr. Cuk Imawan

6

Dr. Adhi Harmoko

7

Dr. Martarizal

8

Dr. Djati Handoko

9

Dr. Arief Sudarmadji

 

 

Kekhususan Fisika Medis

Bidang Kajian Riset

Penelitian dosen dan mahasiswa pada peminatan Fisika Medis merupakan pemanfaatan aplikasi ilmu fisika dan biofisika dalam aplikasi medis. Pendekatan utama yang digunakan dalam penelitian sesuai dengan kebutuhan layanan fisika medis di rumah sakit. Sejauh ini, layanan fisika di rumah sakit masih sangat minimum, sehingga pemikiran baru sangat diperlukan. Penelitian Peminatan Fisika Medis sebagian besar masuk kelompok bidang Radioterapi, Radiologi Diagnostik, dan Kedokteran Nuklir. Sebagian kecil penelitian lainnya berkaitan dengan Biofisika, utamanya Biomaterial dan Material Biologi Manusia. Penelitian dapat merupakan kajian eksperimen dan juga teori. Judul penelitian umumnya merupakan inovasi dosen pembimbing. Penelitian Fisika Radioterapi berhubungan erat dengan optimasi perlakuan terapi kanker, dosimetri, QA peralatan, dan simulasi Monte Carlo. Dalam bidang Fisika Radiologi Diagnostik yang sering pula dikenal dengan Fisika Pencitraan, penelitian berhubungan antara lain dengan kualitas citra, dosimetri, QA peralatan, dan optimasi pemeriksaan pencitraan. Dalam bidang Fisika Kedokteran Nuklir, penelitian berkaitan antara lain dengan kualitas citra, dosimetri internal, biodistribusi, QA peralatan. Secara bertahap jenis peralatan penelitian dengan teknologi baru di laboratorium Peminatan Fisika Medis Departemen Fisika FMIPA UI meningkat berkat bantuan IAEA (Internasional Atomic Energy Agency) melalui BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional). Di samping itu, berbagai peralatan medis dengan teknologi mutakhir telah tersedia di berbagai rumah sakit di Jakarta. Oleh karena itu, semua peralatan fisika dan medis yang tersedia menumbuhkan berbagai inovasi baru dalam penelitian. Untuk informasi, saat ini sedang dilakukan beberapa penelitian yang mendukung pengembangan inovasi baru berkaitan dengan terapi kanker dan pencitraan medis dengan medan listrik. Penelitian biofisika diarahkan untuk produksi biomaterial dan juga mempelajari karakter berbagai material biologi manusia.

 

Personil

1

Prof. Dr. Djarwani S. Soejoko

2

Dr. rer. nat. M. Musbach

3

Supriyanto Ardjo Pawiro, M.Si, Ph.D

4

Dr. Nurlely

 

 

Kekhususan Geofisika Reservoar

Bidang Kajian Riset

Kajian di Kekhususan Geofisika Reservoir berkaitan dengan aplikasi ilmu fisika untuk memahami kondisi reservoir bumi. Penelitian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan problem-solving dalam dunia industri migas. Permasalahan karakterisasi reservoir dengan mengintegrasikan data geosains dan data sumur menjadi topik utama penelitian di kekhususan ini. Lebih jauh lagi, tema-tema yang menjadi fokus penelitian di antaranya analisis numerik data geofisika, pengembangan inversi data seismik, dan karakterisasi reservoir dengan optimalisasi data sumur dan data seismik. Geostatistik juga menjadi tema penelitian yang saat ini terus dikembangkan. Saat ini, penelitian terkait shale gas sedang menjadi trend penelitian di dunia migas. Karea itu, program Kekhususan Geofisika Reservoir juga terus melakukan pengembangan riset ke arah ini. Penelitian ke arah optimalisasi metode elektromagnetik (EM) untuk karakterisasi reservoir juga terus ditekuni.

 

Personil

1

Dr. Abdul Haris

2

Dr. Yunus Daud

3

Dr. Supriyanto Suparno

4

Dr. Yayan Sopyan

5

Samsu Rosyid, M.T.

 

 

Kekhususan Eksplorasi Geotermal

Bidang Kajian Riset

Kajian di Kekhususan Eksplorasi Geothermal berkaitan dengan aplikasi ilmu fisika untuk memahami kondisi reservoir geotermal bumi. Penelitian mahasiswa dan dosen diarahkan pada bagaimana menjawab tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh industri geothermal, baik pada bidang eksplorasi maupun monitoring sistem geothermal. Untuk bidang eksplorasi, fokus penelitian diarahkan pada bagaimana mengembangkan metodologi (teknologi) untuk dapat menaikkan drilling success ratio. Sementara arah penelitian di bidang monitoring lebih difokuskan pada bagaimana mengembangkan metodologi (teknologi) untuk memetakan fluida reinjeksi. Pengembangan teknologi EM 3-dimensi menjadi trending topic di bidang ini. Penelitian bidang ini berhasil mengembangkan inversi 3-dimensi data magnetotellurik dan analisis fraktur berdasarkan data magnetotellurik. Topik penelitian yang sedang menjadi trend dan dikembangkan oleh Kekhususan Eksplorasi geothermal adalah pengembangan metode mikroseismik untuk eksplorasi dan monitoring reservoir getermal.

 

Personil

1

Dr. Abdul Haris

2

Dr. Yunus Daud

3

Dr. Supriyanto Suparno

4

Dr. Yayan Sopyan

5

Samsu Rosyid, M.T.

 

Hits: 1665